Lawan Buta Aksara di Wilayah 3T, SDN 18 Tanjung Kelampu Gandeng Penyuluh Agama
- account_circle Tim
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- print Cetak

SDN 18 Tanjung Kelampu gandeng Penyuluh Agama untuk berantas buta aksara di wilayah 3T Tanah Pinoh Barat. Simak langkahnya. (Foto: Kemenag Melawi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PinohNews.Com — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus digencarkan melalui kerja sama lintas sektoral yang dilaksanakan di SDN 18 Tanjung Kelampu, Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (27/1/2026) ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program pemberantasan buta aksara di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Agenda strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SDN 18 Tanjung Kelampu, Awaludin, dengan melibatkan Penyuluh Agama Islam, M. Riyan Haryadi, sebagai mitra strategis dalam pembinaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Awaludin menyampaikan bahwa sinergi lintas sektoral sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pendidikan yang cukup kompleks di wilayah 3T.
Fokus utama kerja sama ini adalah meningkatkan kemampuan baca tulis, baik bagi para peserta didik maupun masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.
Menurut Awaludin, keterbatasan akses di wilayah terpencil menuntut kolaborasi banyak pihak agar program pendidikan dapat menyentuh seluruh lapisan warga secara merata.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam, M. Riyan Haryadi, menekankan bahwa kemampuan literasi merupakan fondasi penting dalam memahami ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.
Ia berpendapat bahwa pemberantasan buta aksara merupakan langkah awal yang krusial sebelum masyarakat bisa mendalami ajaran agama maupun pengetahuan umum lainnya.
“Peran penyuluh tidak hanya sebatas pembinaan keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui program pemberantasan buta aksara,” tegas Riyan, Selasa (27/1/2026).
Riyan menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat di Tanjung Kelampu memiliki kemandirian dalam hal literasi.
Melalui kerja sama lintas sektoral ini, diharapkan tercipta langkah konkret dan berkelanjutan dalam menekan angka buta aksara di Kecamatan Tanah Pinoh Barat.
Selain itu, kolaborasi ini bertujuan memperkuat peran sekolah bukan hanya sebagai tempat belajar formal, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat di wilayah terpencil.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir guna menciptakan generasi yang cerdas dan bebas dari buta aksara di pelosok Kabupaten Melawi.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar