Breaking News
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang Menurut Rosihan Hidayah

Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang Menurut Rosihan Hidayah

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

PinohNews – Banyak masyarakat mengeluhkan kondisi fisik yang menurun seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Menanggapi fenomena ini, praktisi kesehatan Rosihan Hidayah menjelaskan bahwa masalah utama seringkali bukan terletak pada ibadah puasanya, melainkan pada pola konsumsi saat sahur dan berbuka.

“Yang bikin banyak orang tumbang itu justru apa yang mereka makan. Padahal tubuh yang lagi puasa itu kondisinya beda, seharian kosong, metabolisme melambat,” ujar Rosihan Hidayah dalam unggahan edukasinya pada Rabu, 18 Februari 2026 [[01:01](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=61)]. Menurutnya, masuknya makanan yang salah saat azan magrib dapat memberikan efek kejut pada tubuh seperti perut mulas hingga tekanan darah yang melonjak mendadak.

Daftar 7 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur dan Berbuka

Berdasarkan penjelasan Rosihan, terdapat tujuh jenis asupan yang sering menjadi penyebab tubuh “tumbang” karena tidak sesuai dengan kondisi metabolisme saat berpuasa:

1. Makanan Terlalu Asin

Menu seperti ikan asin, telur asin, atau sambal yang sangat asin sangat digemari karena meningkatkan nafsu makan. Namun, kadar natrium yang tinggi memaksa tubuh menyerap air secara berlebihan untuk menyeimbangkan kadar garam. “Akibatnya tekanan darah naik, kepala berdenyut, tenggorokan makin kering, dan tubuh cepat capek,” jelas Rosihan [[03:24](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=204)].

2. Makanan dan Minuman Terlalu Manis

Lonjakan gula darah mendadak (sugar spike) sering terjadi akibat konsumsi sirup kental atau kolak dengan gula berlebih saat berbuka. Hal ini memicu reaksi insulin yang cepat, menyebabkan rasa kantuk berat setelah makan dan badan terasa lemas luar biasa di siang hari berikutnya [[06:02](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=362)].

3. Gorengan dan Makanan Berminyak

Minyak yang digunakan berulang kali mengandung radikal bebas yang tinggi. Saat perut kosong, minyak ini menempel di dinding lambung dan memicu asam lambung naik, perut begah, hingga mual. Bagi lansia, efeknya bisa sangat cepat terasa berupa sesak napas atau dada tidak nyaman [[08:48](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=528)].

4. Makanan Pedas dan Santan Pekat

Kombinasi lemak dari santan yang sulit dicerna dan kapsaisin dari cabai dapat mengiritasi lambung yang sudah kosong belasan jam. Rosihan memperingatkan bahwa hal ini sering memicu diare mendadak dan nyeri ulu hati seketika setelah berbuka [[11:36](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=696)].

5. Nasi Putih Berlebihan Saat Sahur

Makan nasi dalam porsi besar dengan harapan kuat berpuasa justru memberikan efek sebaliknya. Karbohidrat sederhana dalam jumlah besar membuat gula darah naik dan turun dengan cepat, yang memicu rasa haus luar biasa serta tubuh cepat kehilangan tenaga di siang hari [[14:16](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=856)].

6. Kopi dan Teh Pekat

Kedua minuman ini bersifat diuretik yang menguras cairan tubuh lebih cepat melalui urine. Bagi orang tua, efek ini sangat terasa karena bisa memicu jantung berdebar, gemetar (tremor), hingga dehidrasi parah di pagi hari [[16:32](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=992)].

7. Makanan Instan dan Mie Instan

Meskipun praktis, makanan instan sangat rendah nutrisi dan tinggi pengawet. Mengonsumsi ini sebagai menu utama berbuka membuat perut terasa kenyang namun tubuh tetap kekurangan “bahan bakar” berkualitas, sehingga memicu pusing dan badan mendadak lemas [[19:31](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=1171)].

Rekomendasi Menu Sehat untuk Stamina Puasa

Sebagai alternatif untuk menjaga kebugaran selama Ramadan, Rosihan Hidayah menyarankan transisi makanan yang lembut bagi lambung:

Air Putih Hangat dan Kurma Untuk menenangkan lambung dan mengembalikan energi secara alami [[20:45](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=1245)].
Buah Segar Hidrasi: Seperti semangka, pepaya, atau pir yang kaya kandungan air.
Protein dan Karbohidrat Kompleks: Memilih ikan kukus, telur rebus, serta nasi merah atau ubi kukus agar rasa kenyang bertahan lebih lama tanpa membebani pencernaan [[21:23](http://www.youtube.com/watch?v=WSWjwG8v4ng&t=1283)].

Dengan memperbaiki pola makan dan menghindari tujuh jenis makanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan kondisi fisik yang tetap prima dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Rekomendasi Aplikasi Editing Video Terbaik 2024 Versi Levelup iD, dari Pemula hingga Profesional

    5 Rekomendasi Aplikasi Editing Video Terbaik 2024 Versi Levelup iD, dari Pemula hingga Profesional

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Pentingnya Memilih Software Editing yang Tepat Industri konten digital saat ini menuntut kualitas visual yang tinggi. Salah satu keterampilan dasar yang wajib dikuasai oleh calon kreator konten adalah pengolahan video (video editing). Namun, beragamnya pilihan aplikasi sering kali membuat pemula kesulitan menentukan perangkat lunak yang paling sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi perangkat mereka. Kanal YouTube […]

  • Rahasia Belajar Cepat ala Ibnu Sina: Metode Ilmuwan Abad ke-10 yang Terbukti Efektif Secara Sains Modern

    Rahasia Belajar Cepat ala Ibnu Sina: Metode Ilmuwan Abad ke-10 yang Terbukti Efektif Secara Sains Modern

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PinohNews.Com– Menghadapi banjir informasi di era digital, banyak orang seringkali merasa kesulitan menyerap materi pelajaran atau cepat melupakan informasi yang baru saja diterima. Fenomena ini ternyata sudah memiliki solusi sejak abad ke-10 melalui praktik belajar Ibnu Sina, ilmuwan besar yang berhasil menjadi dokter ahli di usia 16 tahun. Melansir kanal edukasi KudutauID, teknik belajar yang […]

  • Atur Jam Operasional Tempat Hiburan Selama Ramadan 2026, Edi Kamtono: Demi Jaga Harmoni Sosial

    Atur Jam Operasional Tempat Hiburan Selama Ramadan 2026, Edi Kamtono: Demi Jaga Harmoni Sosial

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PinohNews.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Pengumuman Nomor 430 Tahun 2026 guna menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di Kota Khatulistiwa. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan […]

  • Prabowo Perkuat Riset Kampus untuk Dukung Hilirisasi Industri

    Prabowo Perkuat Riset Kampus untuk Dukung Hilirisasi Industri

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Pinoh News
    • 0Komentar

    PinohNews.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Cegah Fraud dan Kerusakan Lingkungan, Tata Kelola Hutan Diperketat

    Cegah Fraud dan Kerusakan Lingkungan, Tata Kelola Hutan Diperketat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Pinoh News
    • 0Komentar

    PinohNews.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Hari Kesadaran Nasional, Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas 2026

    Hari Kesadaran Nasional, Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Pinoh News
    • 0Komentar

    PinohNews.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengawali pelaksanaan tugas tahun 2026 dengan menggelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Senin (19/1/2026). Upacara tersebut dipimpin Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Sigit Jatmiko dan diikuti oleh pejabat utama, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polda Kalbar. Hari […]

expand_less