Ramadan 2026, Pemerintah Fokuskan Stimulus pada Transportasi dan Bansos
- account_circle Pinoh News
- calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
- print Cetak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dok Kemenkeu
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PinohNews.com — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi yang mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, dan udara.
Pada sektor perkeretaapian, diskon tarif sebesar 30 persen diberikan melalui PT Kereta Api Indonesia untuk periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. Potongan tarif yang sama juga berlaku untuk angkutan laut PT Pelayaran Nasional Indonesia pada 11 Maret–5 April 2026 dengan sasaran 445 ribu penumpang.
Sementara itu, angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry memperoleh diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026. Kebijakan ini diperkirakan menjangkau sekitar 2,4 juta orang.
Untuk angkutan udara, pemerintah memberikan insentif penurunan harga tiket sebesar 17–18 persen untuk pembelian pada 10 Februari–29 Maret 2026, dengan estimasi penerima manfaat mencapai 3,3 juta penumpang.
Selain sektor transportasi, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial pangan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter dengan anggaran Rp14,09 triliun.
Pemerintah turut mengalokasikan Rp55 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan yang mulai dicairkan pada pekan pertama Ramadan. (*/)
- Penulis: Pinoh News

Saat ini belum ada komentar