Terdeteksi Satelit NASA, Personel Polsek Nanga Pinoh Langsung Ground Check dan Verifikasi Titik Api
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- print Cetak

Terdeteksi Satelit NASA, Personel Polsek Nanga Pinoh Langsung Ground Check dan Verifikasi Titik Api. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PinohNews.Com — Personel Polsek Nanga Pinoh jajaran Polres Melawi melaksanakan kegiatan ground check serta verifikasi titik panas atau hotspot di wilayah hukumnya pada Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut cepat atas laporan adanya satu titik hotspot yang terpantau melalui data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan pantauan Satelit NASA–SNPP, titik panas tersebut terdeteksi pada koordinat Latitude -0°41’14” dan Longitude 111°71’2”.
Titik api tersebut memiliki tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium yang berlokasi di Jalan Provinsi Nanga Pinoh–Kota Baru Km 13.
Kapolsek Nanga Pinoh bersama sejumlah personel langsung terjun ke lokasi guna memastikan kondisi rill di lapangan.
Setibanya di titik koordinat yang dimaksud, petugas mendapati adanya kobaran api yang membakar lahan di kawasan tersebut.
Petugas di lapangan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke area yang lebih luas.
“Api berhasil dipadamkan berkat kerja sama personel Polri dan BPBD Kabupaten Melawi,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.
Selain memadamkan api, personel Polsek Nanga Pinoh juga menjalin koordinasi dengan perangkat desa setempat.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi api susulan sekaligus mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, menegaskan bahwa ground check adalah langkah krusial dalam mitigasi bencana.
“Kami menindaklanjuti setiap informasi hotspot dengan cepat untuk memastikan kondisi di lapangan,” tegas AKBP Harris Batara Simbolon.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama aksi cepat ini adalah agar api benar-benar padam dan tidak mengancam lahan atau pemukiman warga sekitarnya.
AKBP Harris juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BPBD, pemerintah daerah, hingga masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Di sisi lain, Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Daniel, memberikan apresiasi atas respons cepat dari jajaran Polsek Nanga Pinoh.
Menurut Daniel, pemadaman sejak dini adalah cara paling efektif untuk mencegah kebakaran berskala besar yang sulit dikendalikan.
“BPBD akan terus bersinergi dengan TNI-Polri dan pemerintah desa untuk melakukan pemantauan dan penanganan Karhutla,” ungkap Daniel, Selasa (20/1/2026).
Melalui verifikasi lapangan ini, diharapkan potensi kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Melawi dapat terus ditekan agar tidak merusak lingkungan.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Anwar
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar