Judika dan Hijau Daun Bakal Guncang Sanggau, 7.000 Penonton Diprediksi Padati Damai Fest 2026
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Polres Sanggau matangkan pengamanan konser Judika & Hijau Daun di Damai Fest 2026. Estimasi 7.000 penonton akan hadir. (Foto: Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PinohNews.Com — Polres Sanggau bersama Panitia Pusat Damai Fest Symphony Of Heart Tahun 2026 menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk mematangkan kesiapan pengamanan konser musik berskala besar.
Acara yang dinantikan masyarakat ini akan menghadirkan bintang utama penyanyi nasional sekaligus aktor, Judika, yang populer dengan lagu hitsnya “Aku Yang Tersakiti”.
Rapat tersebut berlangsung pada Selasa (20/1/2026) pukul 09.30 WIB di Ruang PPKO Polres Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas.
Selain Judika, panggung Damai Fest 2026 ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan band ternama Hijau Daun yang dikenal lewat tembang andalannya berjudul “Suara”.
Wakapolres Sanggau, Kompol Radian Andy Pratomo, memimpin langsung jalannya rapat didampingi Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC Kusuma Wibawa serta jajaran panitia pusat.
Ketua Panitia Pusat Damai Fest 2026, Siprianus, memaparkan bahwa konser ini diprediksi akan menyedot animo sekitar 7.000 penonton.
Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan berbagai potensi risiko yang telah dipetakan sejak dini.
Siprianus menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral antara panitia, Polri, TNI, Dinas Perhubungan, hingga tenaga medis untuk menjaga keselamatan pengunjung.
Pihak panitia juga mengusulkan pembentukan posko terpadu, sistem komunikasi HT, serta pengaturan jalur evakuasi dan penataan lahan parkir yang representatif.
Mekanisme masuk penonton akan menggunakan sistem gelang yang dapat ditukarkan pada 12 hingga 14 Februari 2026 di lokasi konser.
Wakapolres Sanggau, Kompol Radian Andy Pratomo, menegaskan bahwa aspek keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama di atas segalanya.
“Pengamanan bukan hanya soal kehadiran personel, tetapi memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi selama kegiatan berlangsung,” tegas Kompol Radian.
Beliau meminta tim pengamanan mengantisipasi potensi kericuhan, kehilangan barang berharga, hingga pengawasan ketat terhadap peredaran minuman beralkohol.
Pengaturan arus lalu lintas juga menjadi sorotan khusus mengingat lokasi acara berada di jalur lintas utama antar kabupaten di Kecamatan Parindu.
Rekayasa lalu lintas yang matang diperlukan agar penumpukan kendaraan tidak menimbulkan kemacetan panjang bagi pengguna jalan umum.
Wakapolres juga meminta agar pengalaman serta evaluasi dari pelaksanaan festival tahun sebelumnya dijadikan pelajaran untuk perbaikan di tahun 2026 ini.
Kabag Ops Polres Sanggau, AKP PSC Kusuma Wibawa, menambahkan bahwa pihaknya segera menyusun Rencana Pengamanan (Renpam) yang mencakup pengamanan terbuka dan tertutup.
Ia meminta seluruh penonton mematuhi tata tertib yang ada dan pengelola parkir bekerja dengan disiplin demi kelancaran arus kendaraan.
Rapat teknis lanjutan rencananya akan kembali digelar pada H-7 pelaksanaan, yang kemudian diikuti dengan gladi bersih pada H-1 acara.
Langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan pengalaman hiburan yang aman, tertib, dan berkesan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau dan sekitarnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar