Membangun Logika Berpikir, Raim Laode: Membaca Buku Adalah Investasi Penyelamat Hidup
- account_circle Anisa
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- print Cetak

G1 Membaca Bukan Sekadar Hobi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode
Dalam videonya, Raim Laode menekankan bahwa literasi adalah fondasi paling dasar bagi manusia. Ia membedakan antara “membaca” (memahami kata di kertas) dengan “Iqra” (membaca spektrum dan frekuensi yang lebih luas dari kehidupan). Membaca bukan hanya kegiatan mengisi waktu luang, melainkan sebuah ibadah dan kebutuhan untuk bertahan hidup.
Berikut adalah 5 poin utama manfaat membaca yang dirasakan langsung oleh Raim Laode:
5 Manfaat Utama Membaca Buku
1. Membuka Ruang Imajinasi
Raim mengutip Albert Einstein bahwa “Imajinasi jauh lebih penting daripada ilmu pengetahuan.” * Melalui buku, setiap pembaca memiliki interpretasi visual yang berbeda.
Imajinasi adalah cikal bakal semua penemuan besar di dunia; bermula dari orang yang berani “berimajinasi” tentang masa depan sebelum ilmu pengetahuan membuktikannya.
2. Mencegah Menjadi “Korban Kebodohan”
Ada ungkapan keras yang disampaikan Raim: “Kebodohan rajin memakan korban.” * Tanpa ilmu, kita tidak tahu solusi untuk keluar dari masalah.
Secara luas, kebodohan berjamaah adalah investasi bagi pemimpin yang ingin memperpanjang masa jabatan dan pasar subur bagi kapitalisme. Membaca membuat kita memiliki “nilai jual” sebagai bangsa.
3. Internet Bukan Sumber Kebenaran Tunggal
Raim mengingatkan bahwa internet sering kali hanya mendukung nafsu kita.
Jika kita mencari sisi buruk seseorang, internet akan memberi jutaan artikel yang mendukung itu. Sebaliknya pun sama.
Buku memberikan kedalaman riset yang tidak dimiliki oleh potongan informasi singkat di internet. Jangan jadikan internet satu-satunya referensi utama.
4. Menambah Referensi (Kunci Kejeniusan)
“Tidak ada orang jenius, yang ada adalah orang yang referensinya paling banyak.” Raim berpendapat bahwa kejeniusan seseorang sebenarnya adalah akumulasi dari banyaknya referensi yang ia baca. Semakin banyak membaca, semakin banyak
5. Merekonstruksi Cara Berpikir dan Bercakap
Ini adalah testimoni paling personal dari Raim. Ia membandingkan videonya 3 tahun lalu dengan sekarang.
Membaca melatih otak untuk berpikir terstruktur (dimulai dari konsep besar, sub-judul, hingga detail).
Pola sistematis dalam buku ini otomatis teraplikasi dalam cara kita berbicara dan menjawab pertanyaan, sehingga komunikasi menjadi lebih berbobot dan jelas (teratur).
Membaca buku adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan literasi yang baik, kita tidak mudah kaget menghadapi situasi baru karena kita sudah “mengetahui” polanya melalui bacaan.
- Penulis: Anisa
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: https://youtu.be/5Dy4YVEe3DU?si=Tpyg5F4kL3nfwmQn

Saat ini belum ada komentar