Melawi Dikepung Banjir dan Longsor: 1.027 KK Terdampak, Akses Jalan di Ella Hilir Terputus
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- print Cetak

Melawi Dikepung Banjir dan Longsor: 1.027 KK Terdampak, Akses Jalan di Ella Hilir Terputus. (Foto: BNPB RI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PinohNews.Com – Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, pada Kamis dini hari (8/1/2026) memicu bencana hidrometeorologi ganda. Banjir dan tanah longsor dilaporkan melanda empat kecamatan sekaligus, mengakibatkan lebih dari seribu kepala keluarga terdampak.
Berdasarkan data yang dihimpun, banjir mulai menggenangi pemukiman warga pada pukul 05.35 WIB. Hingga Kamis sore pukul 17.45 WIB, air dilaporkan masih merendam sejumlah titik, meski tinggi muka air terpantau stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan.
Sebanyak 14 desa yang tersebar di empat kecamatan menjadi wilayah yang terdampak banjir kali ini. Berikut adalah rincian sebaran lokasinya:
• Kecamatan Tanah Pinoh Barat: 7 desa terdampak.
• Kecamatan Tanah Pinoh: 4 desa terdampak.
• Kecamatan Belimbing: 2 desa terdampak.
• Kecamatan Ella Hilir: 1 desa terdampak.
Data pendataan sementara menunjukkan jumlah populasi yang terdampak di empat kecamatan tersebut mencapai sedikitnya 1.027 Kepala Keluarga (KK).
Longsor di Ella Hilir Tutup Akses Jalan
Selain luapan air sungai, curah hujan tinggi juga memicu tanah longsor di Desa Bemban Permai, Kecamatan Ella Hilir. Material longsor dilaporkan menutup akses jalan utama desa, sehingga mobilitas warga terhambat total.
Hingga saat ini, proses pembukaan akses jalan masih terkendala karena petugas di lapangan masih menunggu bantuan alat berat tiba di lokasi terdampak. Personel BPBD Kabupaten Melawi telah disiagakan di lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta memberikan edukasi kewaspadaan kepada warga di titik-titik rawan.
Peringatan BNPB: Siaga Dua Hari ke Depan
Menyikapi puncak musim hujan ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau Pemerintah Kabupaten Melawi dan seluruh masyarakat untuk tetap dalam kondisi siaga satu.
Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dalam dua hari ke depan. BNPB menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk memastikan personel, peralatan, dan perlengkapan evakuasi berfungsi dengan baik jika kondisi memburuk.
Masyarakat yang berada di sepanjang bantaran sungai maupun daerah lereng perbukitan diminta untuk segera melakukan evakuasi mandiri atau menghubungi petugas BPBD jika melihat tanda-tanda kenaikan air atau pergerakan tanah yang membahayakan.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: BNPB RI

Saat ini belum ada komentar